Jakarta, 4 November 2025 — Fortress kembali tampil di layar kaca melalui program Inspirasi Pagi TVOne. Dalam kesempatan tersebut, Joni Effendi, CEO sekaligus Owner Fortress, berbicara tentang pentingnya berinovasi dalam industri pintu modern serta upaya perusahaannya mendukung gerakan keberlanjutan lingkungan di tengah meningkatnya kebutuhan akan produk bangunan berkualitas tinggi di Indonesia.
Fortress telah hadir sejak tahun 2003 dan dikenal luas sebagai merek pionir di bidang pintu baja. Berawal dari visi untuk menghadirkan pintu rumah yang aman, kuat, dan tahan lama, Fortress kini berkembang menjadi brand yang lekat dengan inovasi dan desain modern. Dalam perjalanannya, Fortress tidak hanya fokus pada kekuatan material, tetapi juga memperhatikan aspek estetika dan nilai keberlanjutan.
Kini, Fortress memperluas inovasinya dengan menghadirkan lini produk aluminium melalui Fortress Aluminos. Kedua material ini dinilai lebih unggul dibanding kayu karena daya tahannya terhadap cuaca ekstrem, kelembapan, dan serangan rayap. Selain itu, baja dan aluminium juga memiliki kelebihan berupa umur pakai yang lebih panjang dan perawatan yang lebih mudah, menjadikannya solusi ideal bagi masyarakat modern yang menginginkan kombinasi keindahan dan fungsionalitas.
“Fortress Aluminos merupakan hasil riset dan pengembangan panjang kami. Kami ingin menghadirkan produk yang tak hanya kuat dan elegan, tetapi juga ramah lingkungan,” kata Joni Effendi dalam wawancara tersebut. Ia menambahkan bahwa produk ini lahir dari kebutuhan pasar akan pintu modern yang fleksibel dalam desain namun tetap mengedepankan daya tahan dan efisiensi.

Pintu aluminium Fortress Aluminos hadir dalam berbagai desain menarik yang cocok untuk rumah modern, apartemen, hingga area komersial seperti hotel dan perkantoran. Tersedia pilihan warna putih, hitam, dan coklat kayu yang memberikan kesan natural dan elegan. Setiap produk dilengkapi variasi kaca buram bergaya minimalis dengan motif vertikal atau geometris yang menambah nilai estetika sekaligus menjaga privasi penghuni. Selain itu, produk ini juga dilengkapi sistem penguncian thumb turn di bagian dalam yang memudahkan pengguna dalam aktivitas sehari-hari, menciptakan pengalaman penggunaan yang aman dan nyaman.
Dalam dialognya di TVOne, Joni juga menyinggung isu lingkungan. Menurutnya, penebangan pohon yang berlebihan untuk kebutuhan material bangunan telah memberi dampak negatif pada ekosistem dan iklim global. Fortress berupaya menghadirkan solusi nyata dengan memproduksi pintu berbahan baja dan aluminium sebagai alternatif yang ramah lingkungan. Ia menegaskan bahwa setiap langkah kecil dalam mengurangi penggunaan kayu akan berdampak besar terhadap pelestarian hutan Indonesia.
“Industri bangunan harus mulai beralih pada material yang berkelanjutan. Dengan memilih pintu berbahan baja dan aluminium, masyarakat turut berkontribusi menjaga keseimbangan alam,” ujar Joni. Ia juga menyampaikan bahwa Fortress berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menggunakan produk yang tidak hanya mempercantik rumah, tetapi juga menjaga bumi tetap lestari.
Fortress sendiri telah mengantongi berbagai penghargaan nasional bergengsi seperti MURI, TOP BRAND, dan SUPERBRANDS, yang membuktikan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas produk mereka. Dengan lebih dari 17 cabang aktif di berbagai kota besar, Fortress terus memperluas jaringan agar produk pintu modern berbahan baja dan aluminium dapat diakses oleh lebih banyak konsumen di seluruh Indonesia.
Dengan semangat inovasi, tanggung jawab sosial, dan kepedulian lingkungan, Fortress berharap dapat menjadi contoh nyata bahwa kemajuan industri bisa berjalan seiring dengan pelestarian alam. Melalui kemunculannya di TVOne, Fortress tidak hanya menampilkan produk unggulan, tetapi juga membawa pesan penting tentang masa depan hunian yang kuat, modern, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.